Joel Bray Marangella

det-627

Joel Bray Marangella

(22 September 1918 – 1 September 2013)

Guardian ketiga Agama Baha’i

Pada tanggal 21 September 1964 , Charles Mason Remey, Guardian kedua Agama Dunia Baha’i, mengumumkan terbentuknya Majelis Internasional Baha’i kedua dan mengangkat Joel Bray Marangella sebagai pemimpin nya. Hal terpenting dari pengangkatan ini pastinya telah didukung oleh para pemeluk Baha’i dibawah kepemimpinan Guardian, seperti halnya ketika Shoghi Effendi menggunakan perantara yang sama di dalam pengangkatan dari penerusnya yaitu Mason Remey sebagai pemimpin dari Majelis Internasional Baha’i yang pertama (embrio dari Majelis Peradilan Universal)

Sejarah Awal

Joel Bray Marangella lahir pada tanggal 22 September 1918 di kota Lynn, Massachusetts, Amerika Serikat. Ayahnya, Phillip Amalfi Marangella, berasal dari keluarga besar Italia yang telah berimigrasi ke Amerika Serikat ketika dia masih berusia empat tahun. Ketika masih muda dia merasa kecewa dengan agama yang dipercayai orang tuanya dan melakukan pencarian panjang mengenai Kebenaran. Pada suatu hari dia menemukan sebuah buku di perpustakaan umum New York City yang menuliskan ketidak benaran Agama Baha’i. Hal ini menyebabkan dia menjadi tertarik untuk menemukan kebenaran akan Agama Baha’i. Ibunda Joel, Edith Brooks Guthrie, berasal dari latar belakang yang sama sekali berbeda, dia lahir dan dibesarkan di Virginia dan dididik sejak kecil dengan kepercayaan Protestan. Bahkan sebelum dia bertemu dengan Phillip Marangella, dia sudah memulai pencarian dimana-mana akan agama yang dapat memenuhi kebutuhannya dan penyelidikannya mengenai agama Baha’i menyebabkannya menjadi seorang Baha’i bersama suaminya. Oleh karena itu, Joel Bray Marangella telah diajarkan mengenai agama semenjak dia masih kecil, tetapi sesuai dengan Prinsip Agama Baha’i yaitu Kebebasan Pencarian Kebenaran, dimana orang tuanya selalu mendorongnya untuk melakukan peyelidikan mengenai gerakan agama lain dan kepercayaan-kepercayaan seperti yang telah orang tuanya lakukan.

Selama tahun-tahun masa mudanya Joel Bray Marangella sangat beruntung bisa menghabiskan beberapa bulan setiap musim panasnya di Green Acre, Kota Eliot, Maine, dimana sekolah musim panas Baha’i pertama didirikan pada akhir abad ke Sembilan belas dan yang mana tempat itu telah disucikan selamanya dengan kehadiran the Master ketika Dia mengunjungi Amerika pada tahun 1912. Siapapun yang mengunjungi tempat indah ini yang terletak sekitar lima mil dari laut di Sungai Piscataqua dan merasakan atmosfer spiritual, akan mengerti mengapa Shoghi Effendi, Guardian pertama Agama Baha’i, menamai tempat ini sebagai “Acca dari Barat” (Acca of the West). Kunjungan pertama Joel di Green Acre ketika dia masih berusia sekitar dua tahun, dan kemudian ketika ayahnya berpindah ke Portsmouth, N.H., dan mendirikan sebuah pondok musim panas di Green Acre, menyebabkan Joel bisa menikmati dan tinggal lebih lama selama musim panas dari pada orang-orang yang hanya menjadi tamu sementara di Green Acre Inn. Hal ini sudah direncanakan sejak awal agar Joel bisa menghadiri kelas-kelas dan perkuliahan yang di adakan di sekolah musim panas dan mengenal para pemuka agama yang berada di Amerika yang telah bertemu dengan The Master dan banyak diantara mereka yang telah lama bergabung dengan kelompok peziarah yang telah mengunjungi The Master di tanah suci. Mereka adalah orang-orang yang benar-benar larut oleh cinta dari Agama, oleh cinta dari Baha’u’llah, dan cinta dari The Master Abdu’l Baha. Dan semenjak mereka mulai mengerti tentang betapa pentingnya Perjanjian dari Baha’u’llah, dan ketentuan dari Wasiat dan Perjanjian Abdu’l Baha (Will and Testament), yang telah mendirikan sebuah Intitusi Pengaturan Administratif Baha’i, mereka menjadi pendukung setia Shoghi Effendi, Guardian pertama Agama Baha’i. Joel juga mengenal beberapa dari para tetua agama yang telah menjadi penduduk tetap di Green Acre, seperti Sang Abadi Marion Jack, yang dinobatkan sebagai seorang perintis oleh Shoghi Effendi, Dia dimuliakan atas jasanya terhadap penyebaran Agama di Bulgaria, yang sampai pada kematiannya – Shoghi Effendi memujinya sebagai pahlawan Baha’i yang menjadi contoh suskses pelopor masa depan agama. Hubungan Joel dengan orang-orang terpercaya, orang-orang berdedikasi dan setia memberikan pengaruh mendalam terhadap dirinya sebagai seorang pemuda, yang akan bertahan sepanjang hidupnya.

Tahun – Tahun Berikutnya

Beberapa tahun kemudian, Joel Bray Marangella tinggal di beberapa kota besar di Amerika Serikat, seperti Boston, Miami, Chicago, New York, Los Angeles, dan di kota-kota sekitaran Washington, D.C (Rosslyn dan Arlington, Virginia). Begitu dia merasa yakin, dia menyatakan keinginannya untuk menjadi seoarang Baha’i ketika dia berusia lima belas tahun, dan menjadi seorang pemeluk agama yang resmi ketika berusia dua puluh satu tahun, pada saat itu dia sudah mampu berpartisipasi dalam kegiatan spiritual maupun kegiatan administrative dalam masyarakat Baha’i yang sedang berkembang di kota-kota yang telah disebutkan diatas.

Joel Bray Marangella menikah dengan Irene Marie Aducat (seorang Baha’i) yang berlangsung pada bulan September 1945 dalam sebuah upacara Baha’i yang diadakan di Evergreen Cabin yang indah di sebelah barat Englewood, New Jersey, sebuah situs memory tahunan yang diperingati untuk mengenang sebuah pertemuan dengan Abdu’l Baha saat kunjungan di Amerika pada tahun 1912.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s