Charles Mason Remey

charles_mason_remey

Charles Mason Remey

(15 Mei 1874 – 04 February 1974)

Guardian ke-dua Agama Baha’i

Menjalani masa tujuh puluh lima tahun pengabdian yang didedikasikan kepada agama Baha’i, yang berpuncak pada pengangkatannya oleh Soghi Effendi, sebagai penggantinya dan sebagai Guardian ke-dua agama Baha’i.

Dari Proklamasi Mason Remey

Sejarah Awal

Charles Mason Remey dilahirkan di Burlington, Lowa pada tanggal 15 Mei 1874. Mason adalah putra sulung dari Rear Admiral George Collier Remey dan Marry Josephine Mason Remey, ibunya adalah putri dari Charles Mason, ketua mahkamah agung pertama di Lowa. Orang tua Mason Remey membesarkannya di dalam gereja keuskupan. Mason Remey dididik sebagai seorang arsitek di Universitas Cornell pada tahun 1893-1896 dan pada sekolah seni rupa di Paris, Prancis pada tahun 1896-1903 dimana untuk pertama kali dia belajar tentang agama Baha’i. Mason Remey menikah dengan Getrude Heim Klemm di Paris pada tanggal 17 Juli 1931 lalu istrinya meninggal di Washington D.C pada tanggal 5 Agustus 1932.

Mason Remey Sebagai Seorang Arsitek

Dengan latar belakang berpendidikan arsitektur, Mason Remey diminta untuk mendesain Rumah Ibadah agama Baha’i di Australia dan di Uganda, yang masih berdiri sampai sekarang dan menjadi Kiblat Kuil-Kuil yang ada di Australia Asia dan Afrika. Atas permintaan Shoghi Effendi, dia juga memberikan desainnya untuk Rumah Ibadah Baha’i yang didirikan di Tehran, dan di Gunung Carmel di Haifa, dan mendesain bangunan megah International Archives, yang telah di bangun de dekat Shrine of The Bab di Gunung Carmel.

Tulisan Mason Remey

Mason Remey telah berpergian kemana-mana untuk menyebarkan agama Baha’i selama masa kepemimpinan Abdu’l Baha’. Shoghi Effeni mengatakan bahwa Mason Remey adalah Baha’i pertama yang telah berkeliling dunia untuk mengajar tentang agama Baha’i. Seorang penulis yang produktif, Mason Remey telah menulis banyak sekali artikel, banyak diantaranya yang telah dipublikasikan, untuk mengenalkan agama Baha’i, termasuk Abdu’l-Bahá – The Center of the Covenant dan the five volume A Comprehensive History of the Bahá’í Movement (1927), The Bahá’í Revelation and Reconstruction (1919), Constructive Principles of The Bahá’í Movement (1917), dan The Bahá’í Movement: A Series of Nineteen Papers (1912), diatas merupakan beberapa dari judul-judul yang telah banyak Mason Remey kerjakan ketika Abdu’l Baha’ masih hidup. Kehidupan Mason Remey telah diabadikan di dalam buku hariannya, dan pada tahun 1940 dia menyediakan salinan dan tulisan-tulisan terpilih untuk untuk beberapa perpustakaan umum. Termasuk satu koleksi yang paling berharga yang dituliskan Abdu’l Baha’ untuknya. Mason Remey mengingat pertemuan terakhirnya dengan Abdu’l Baha’ pada tahun 1921, di bawah ini merupakan kata-kata Abdu’l Baha’ yang ditujukan padanya pada waktu itu :

“Aku telah menganggapmu sebagai anak ku sendiri. Kau harus sangat menghargai kebaikan ini. Orang-orang akan melihat bahwa kau hidup sesuai dengan persyaratan dari pengangkatan kau sebagai putraku. Kau harus sadar akan tanggung jawabmu. Doa-doa ku akan membantumu. Aku selalu berdoa untuk mu.”

 

Di Bawah Kepemimpinan Shoghi Effendi

Mason Remey tinggal untuk beberapa waktu di Washington D.C, pada tahun 1930-1940 an. Pada tahun 1950 dia berpindah dari Washington D.C ke Haifa, Israel, atas permintaan Shoghi Effendi yang menyatakan bahwa mulai saat ini dan seterusnya tempat itu akan menjadi rumah permanennya. Pada bulan Januari 1951, Shoghi Effendi mengumumkan sebuah proklamasi yang memproklamirkan tentang formasi dari Dewan Internasional Baha’i / The Baha’i International Council (BIC)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s